Soal Peningkatan Infrastruktur, Pemerintah Jangan Cuma Bicara

Soal Peningkatan Infrastruktur, Pemerintah Jangan Cuma Bicara

- detikFinance
Senin, 04 Okt 2010 13:23 WIB
Jakarta - Rencana pemerintah meningkatkan sarana infrastruktur untuk konektivitas sangat diharapkan kalangan pengusaha. Namun pemerintah jangan cuma bicara saja, pelaksanaan harus dijalankan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, (4/10/2010).

Sofjan meragukan tingkat pelaksanaan rencana tersebut oleh pemerintah. Pasalnya, terdapat beberapa hal yang tidak sinkron sehingga menghambat pelaksanaan proyek konektivitas tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bikin konektivitas bikin ini, tapi kalau satu sama lain tidak sinkron selalu menimbulkan masalah dalam action plan-nya. Ngomong betul tapi pelaksanaannya tidak jalan. Itu saja yang saya khawatirkan. Sekarang kan jalan sendiri-sendiri," jelasnya.

Menurut Sofjan, peningkatan infrastruktur tersebut dapat menurunkan biaya logistik dan distribusi barang yang harus dipikul oleh para pelaku industri di Indonesia.

"Saya pikir itu penting sekali. karena kalau tidak ada connectivity semua logistik bisa jadi mahal.kalau ada efisiensi dari konektivitas kita yang lebih baik, harga kita jadi lebih murah," tutur Sofjan.

Sofjan menilai biaya untuk logistik masih sangat besar. Saat ini, lanjut Sofjan, biaya untuk logistik sebesar 10-15% dari total biaya.

"Sekarang kita punya, per unit cost kita di atas 10%-15%. itu total cost. ini mahal sekali. Karena di luar negeri tidak sampai 5%," tandasnya.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads