Padahal menurut Dirjen Perikanan Budidaya KKP Made L. Nurdjana, Pemda sebenarnya cukup antusias dengan program minapolitan ini. Untuk itu, jika ada memang Pemda yang bermasalah dengan pembuatan masterplan, sebaiknya masalah itu segera diselesaikan.
"(Masterplan) tahun ini harus sudah selesai tahun ini, kalau tata ruang tidak harus bicara dengan DPRD, cukup SK bupati," kata Made di sela acara Indonesian Aquaculture di Lampung, Senin (4/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SK bupati sebagai pegangan utama, untuk bupati konsisten, daerah mana saja yang dikembangkan, masyarakat yang menerima bantuan harus disiapkan," jelas Made.
Jika sampai dimulainya tahun fiskal 2011 pemda yang masuk dalam pilot project minapolitan belum juga menyelesaikan masterplan-nya, maka alokasi anggarannya akan dialihkan ke wilayah lainnya yang sudah siap.
"Minapolitan sebagai salah satu cara mensejahterahkan masyarakat. Memelihara ikan mudah, pasarnya banyak," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, rencana alokasi anggaran 2011 untuk minapolitan ikan tangkap Rp 364,786 miliar, minapolitan ikan budidaya Rp 141,128 miliar, dan pengembangan garam rakyat Rp 58,963 miliar.
Berikut ini 24 lokasi percontohan Minapolitan berbasis ikan budidaya yaitu Muoro Jambi (patin), Kampar (patin), Bogor (lele), Banyumas (gurame), Blitar (ikan koi), Gunung Kidul (lele), Morowali (rumput laut), Sumbawa (rumput laut), Sumba Timur (rumput laut), Banjar Kalsel (patin dan nila), Pohuwatu (udang), Boyolai (lele), Klaten (nila), Gresik (udang Vanamae), Serang (rumput laut dan kekerangan), Maros (udang), Pangkep (udang), Pesawaran (kerapu), Bintan (kerapu), Bangli (rumput laut), Muri Rawas (nila dan mas), Pandeglang (nila dan mas), dan Kapuas (patin).
Lokasi minapolitan ikan tangkap ada sebanyak 9 lokasi yaitu Sukabumi (pelabuhan ratu), Cilacap, Pacitan, Banyuwangi, Ternate, Bangka, Bitung, Medan, dan Ambon.
Lokasi minapolitan garam di 8 lokasi yaitu Cirebon, Indramayu, Rembang, Pati, Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Nagakeo.
Minapolitan merupakan pengembangan sektor perikanan secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Mulai dari pembudidayaan/penangkapan, proses olahan, hingga pemasaran.
Minapolitan direncanakan dilakukan di 41 wilayah sebagai proyek percontohan atau pilot project meliputi minapolitan ikan tangkap, budidaya dan garam.
(hen/dnl)










































