TDL Batal Naik, Defisit APBN 2011 Naik Jadi 1,8%

TDL Batal Naik, Defisit APBN 2011 Naik Jadi 1,8%

- detikFinance
Kamis, 07 Okt 2010 15:10 WIB
Jakarta - Tarif Dasar Listrik (TDL) batal dinaikkan tahun depan. Karena itu pemerintah mengajukan kenaikan defisit APBN 2011 dari 1,7% menjadi 1,8%.

Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Melchias Marcus Mekeng, secara nominal, nilai kenaikan defisit 0,1% ini adalah Rp 7 triliun. Berarti pemerintah harus mencari tambahan utang Rp 7 triliun dari target yang sebelumnya ditetapkan.

"Iya naik jadi 1,8%," ujarnya ketika dihubungi detikFinance, Kamis (7/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melchias menyebutkan alasan kenaikan tersebut disebabkan Banggar sepakat untuk tidak menaikkan TDL sebesar 15% tahun depan. "Ya itu karena TDL nggak jadi naik," ujarnya.

Rencananya, lanjut Melchias, untuk menutupi tambahan defisit yang sekaligus untuk memenuhi kebutuhan PT PLN (Persero) karena batalnya kenaikan TDL sebesar Rp 12 triliun tersebut pemerintah harus mengambil dana dari SAL (Saldo Anggaran Lebih).

Namun, Melchias mengakui dana SAL tidak dapat memenuhi semua kebutuhan PLN. Oleh karena itu, pemerintah tetap harus melakukan penghematan-penghematan tanpa perlu menambah utang.

"Itu ditutup dari SAL dan penghematan. SAL paling tidak seberapa, yang jelas nggak nambah utang," tandasnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads