Pengadaan Beras Bulog Capai 1,83 Juta Ton

Pengadaan Beras Bulog Capai 1,83 Juta Ton

Herdaru Purnomo - detikFinance
Jumat, 08 Okt 2010 15:52 WIB
Pengadaan Beras Bulog Capai 1,83 Juta Ton
Jakarta - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menargetkan realisasi pengadaan gabah dan beras selama tahun 2010 sebesar 2 juta ton. Sampai dengan Oktober 2010 pengadaan gabah dan beras dalam negeri telah mencapai 1,83 juta ton.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso dalam konferensi persnya di Kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (08/10/2010).

"Kita optimistis bisa tingkatkan pengadaan beras dan gabah dari 1,8 juta ton paling tidak menjadi sekitar 2 juta ton," ujar Sutarto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sutarto, pengadaan gabah dan beras hingga Oktober 2010 sudah jauh lebih besar dari realisasi tahun 2007. "Dimana pada 2007 peningkatan produksinya sebesar 4,96% jika dibandingkan saat ini. 2007 kita melakukan pengadaan beras mencapai 1,7 juta ton," tuturnya.

Namun, dirinya pesimistis jika target semula dimana pengadaan gabah dan beras mencapai 3,2 juta ton akan terwujud. Menurut Sutarto, adanya kenaikan harga beras menyebabkan target 3,2 juta ton tersebut tidak akan tercapai.

"Kenaikan harga gabah dan beras di pasaran selama 2010 menyebabkan petani lebih memilih menjual berasnya ke pasar umum. Akibatnya jumlah gabah atau beras yang mampu diserap Bulog belum bisa memenuhi target sesuai prognosa pengadaan sebesar 3,2 juta ton," katanya.

Bahkan, lanjut Sutarto, pada saat panen raya pun harga beras masih diatas HPP. "Namun demikian selama periode, Bulog mampu menyerap lebih dari 1,1 juta ton setara beras atau sekitar 26 ribu ton per hari," jelasnya.

Seperti diketahui, harga beras sampai September 2010 tercatat paling rendah untuk beras medium mencapai Rp 6.715.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads