Hekinus dan Sri Mulyani Diminta Bawa Kepentingan RI di Bank Dunia

Hekinus dan Sri Mulyani Diminta Bawa Kepentingan RI di Bank Dunia

- detikFinance
Senin, 11 Okt 2010 14:49 WIB
Jakarta - Pemerintah bangga dengan penunjukkan Irjen Kemenkeu Hekinus Manao sebagai Direktur Eksekutif Bank Dunia menyusul Sri Mulyani. Pemerintah berharap keduanya dapat memperjuangkan kepentingan Indonesia di lembaga tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/10/2010).

"Ini jadi suatu kehormatan bagi Indonesia karena 2 putera kita ada dalam jajaran pengambilan keputusan di dalam level yang tinggi. Menurut saya, kita harapkan tidak hanya dalam konteks di mana Bank Dunia dalam arti membantu seluruh negara. Tapi Indonesia pun secara akurat bisa dibawa dalam konteks Bank Dunia," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta juga berharap duduknya Hekinus dan Sri Mulyani di Bank Dunia bisa membantu mencarikan solusi bagi Indonesia dalam menyelesaikan permasalahannya khususnya di sektor ekonomi.

Ke depan, Hatta ingin agar tak hanya di Bank Dunia saja, namun Indonesia juga mempunyai perwakilan di organisasi-organisasi internasional lainnya seperti Islamic Development Bank (IDB). "Harus ada bankir Indonesia di IDB. Karena bankir negara lain seperti Malaysia ada di lembaga itu," tukas Hatta.

Sebelumnya, Hekinus yang saat ini menjabat sebagai Irjen Kemenkeu mengatakan dirinya memang telah ditunjuk per 8 Oktober 2010.

"Penunjukan saya sebagai Executive Director pada World Bank telah di-confirm dan di-announce pada salah satu sesi rapat tahunan Bank Dunia pada tanggal 8 Oktober," tuturnya.

Hekinus mengatakan, tugas barunya tersebut telah mendapat dukungan dari Menteri Keuangan Agus Martowardojo. "Saya akan bertugas mulai 1 November 2010," cetusnya.

Hekinus akan mewakili 11 negara anggota Bank Dunia yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Fiji, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Singapura, Thailand, Tonga, dan Vietnam.

Hekinus sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Kemenkeu dan sejak 2008 ditunjuk Menkeu saat itu Sri Mulyani, sebagai Irjen Kemenkeu hingga kini.
(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads