Β
Demikian diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/10/2010).
"Itu (defisit) memang tergantung Menteri Keuangan, namun pada dasarnya kita akan mengeluarkan lagi Surat Berharga Negara (Surat Utang Negara)," ujar Hatta.
Ia menjelaskan, defisit sebenarnya bisa ditutup dengan tiga cara yaitu melalui pinjaman proyek luar negeri. "Seperti saat ini kita membangun MRT, itukan kerjasama dengan Jepang," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Hatta mengatakan disamping penerbitan SBN penghematan juga harus dilakukan. "Kan ada pos-pos yang bisa di hemat maka misalnya saja bisa dihemat sampai 10% kan triliunan ada tambahan," tukasnya.
Seperti diketahui, pemerintah mengajukan kenaikan defisit APBN 2011 dari 1,7% menjadi 1,8%. Secara nominal, nilai kenaikan defisit 0,1% ini adalah Rp 7 triliun. Dengan kata lain pemerintah harus mencari tambahan utang Rp 7 triliun dari target yang sebelumnya ditetapkan.
(dru/dnl)











































