"Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2009, penerimaan tumbuh 17,6 persen," ungkap Dirjen Pajak Mochamad Tjiptarjo dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/10/2010).
Sementara realisasi penerimaan pajak di luar PPh Migas per 30 September 2010 mencapai Rp 402,019 triliun atau 66,3% dari target Rp 606,1 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tjiptardjo, penerimaan pajak selama 5 tahun terakhir mengalami kenaikan lebih dari 18% tiap tahunnya kecuali pada 2009.
"Pada 2006 kenaikannya 19,56 persen, 2007 sebesar 21,39 persen, 2008 sebesar 29,17 persen, 2009 sebesar 4,38 persen, dan 2010 sampai September merayap naik sudah 18,5 persen. Diharapkan di akhir tahun, pertumbuhannya lebih dari 14,5 persen," jelasnya.
Realisasi penerimaan pajak menurut jenisnya adalah sebagai berikut, PPh nonmigas sebesar Rp 219,2 triliun atau 71,4% dari target yang sebesar Rp 306,836 triliun, PPN dan PPnBM Rp 154,2 triliun atau 58,6% dari target yang sebesar Rp 262,963 triliun, PBB Rp 21,4 triliun atau 84,5% dari target yang sebesar Rp 25,319 triliun, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp 4,7 triliun atau 65,9% dari target yang sebesar Rp7,1 triliun.
(nia/dnl)











































