4 Provinsi Alami Defisit Gas

4 Provinsi Alami Defisit Gas

- detikFinance
Selasa, 12 Okt 2010 13:12 WIB
Jakarta - Pemerintah mencatat setidaknya ada empat provinsi di Tanah Air yang mengalami defisit gas hingga di atas 200 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Keempat daerah tersebut yaitu Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Untuk mengatasi defisit tersebut, maka kami akan membangun LNG receiving terminal baik dalam skala mini maupun medium di daerah-daerah itu," ujar Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (12/10/2010).

Darwin menjelaskan, pembangunan infrastruktur untuk menyalurkan gas sangat penting untuk segera direalisasikan. Hal ini disebabkan daerah-daerah penghasil gas sebagian besar berada di daerah terpencil (remote area) seperti Papua, Kalimantan, dan Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk menghubungkan daerah yang surplus dengan defisit butuh infrastruktur. Yang sudah kita kenal infrastrukturnya adalah pipa tapi itu tidak bisa dijadikan andalan sehingga pembangunan LNG receiving terminal,"  jelasnya.

Berdasarkan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2010, lanjut dia, pemerintah akan membangun tiga LNG receiving terminal. Ketiga LNG receiving terminal tersebut berada di Jawa bagian barat, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah atau Jawa Timur.

"Yang Jawa bagian barat dan Sumatera Utara itu sudah pasti. Tapi untuk yang satu lagi, kami masih mengkaji lokasinya apakah di Jawa Tengah atau Jawa Timur," imbuh dia.

Politisi asal Partai Demokrat itu menegaskan pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan pasokan gas dalam rangka memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Dari 100 persen hasil produksi gas di Tanah Air, lanjut dia,  50,3 persennya dialokasikan untuk domestik dan 49,7 persen untuk ekspor .

"Tapi kalau berdasarkan perjanjian jual beli gas (PJBG) alokasi gas untuk domestik mencapai 65 persen. PLMN mendapatkan bagian terbesar yaitu 11 persen dan pupuk sekitar 7,8 persen," tambahnya.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads