Hekinus yang telah ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif Bank Dunia pada pekan lalu mengaku telah bertemu dan berbincang dengan mantan Menkeu Sri Mulyani saat melakukan kunjungan dinas ke Washington DC AS dalam pertemuan dengan IMF dan Bank Dunia.
Hekinus berharap ke depannya bisa bekerja sama dengan Sri Mulyani dalam institusi tersebut. "Mudah-mudahan kita bisa bekerja sama," ujar Hekinus saat ditemui di Gedung Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (12/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pertemuan tersebut, Hekinus menilai sosok mantan atasannya tersebut terlihat lebih senang bekerja di Washington. "Kalau di sana kan enaknya kita bisa steril sedikit dibanding hiruk pikuk di sini. Kayaknya dia (Sri Mulyani) senang dengan suasana kerja di sana," ujarnya.
Sri Mulyani, menurut pengakuan Hekinus, ternyata membawa serta staf-staf yang sering diajaknya bekerjasama di Indonesia ke Washington. "Dia bawa staf-stafnya yang di sini," ujarnya.
Hekinus melanjutkan, Sri Mulyani juga cukup disegani dan dihormati oleh para petinggi di institusi tersebut. "Kelihatan beliau banyak di-respect dengan bos-bos di sana," sindirnya.
Sedangkan bagi Hekinus, bekerja di Washington bersama Bank Dunia akan menguras koceknya lebih dalam. Pasalnya, walaupun memiliki gaji yang lebih besar dibandingkan di Kemenkeu, tetapi biaya hidup di sana akan jauh lebih besar.
"Di sini walaupun kecil tapi beli makan di warung lebih murah, kalau di sana duduk di kafe juga mahal. Kemarin saya lihat apartemen, wah uang saya bisa terserap ke sana," keluhnya.
Hekinus hanya berharap, sepeninggalnya, pengganti Irjen Kemenkeu kelak mampu melanjutkan reformasi birokrasi dan transformasi di tubuh Itjen dan Kemenkeu. Hekinus juga berharap sepulangnya dari tugas di Bank Dunia 2 tahun lagi, dirinya masih bisa diterima di Kemenkeu.
"Saya ini kan status (PNS-nya) dibekukan. Nanti ya kalau diterima, masuk lagi, kalau nggak ya saya melamar lagi," candanya.
Seperti diketahui Hekinus dipilih menjadi Direktur Eksekutif Bank Dunia mengikuti jejak Sri Mulyani. Hekinus mulai menjadi Direktur Eksekutif pada 1 November 2010.
(nia/dnl)











































