RI Impor Garam dari Australia

RI Impor Garam dari Australia

- detikFinance
Rabu, 13 Okt 2010 19:05 WIB
Jakarta - Sampai saat ini Indonesia masih terpaksa melakukan impor garam karena produksi garam yang dihasilkan Indonesia tak mencukupi, apalagi saat musim hujan. Salah satu negara sumber utama impor garam Indonesia adalah Australia.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Bayu Khrisnamurti ketika ditemui dalam acara seminar Rabobank bertajuk Role and Agriculture Industry di Hotel Nikko, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (13/10/2010).

"Dia (Australia) menggunakan pipa ke laut hingga kedalaman 5 km, masuk ke dalam sehingga air lautnya bersih. Terus dipompa di pabrik khusus nah itu investasinya miliaran dolar maka dia jadi produsen terbesar garam di dunia," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayu mengakui, Australia saat ini terkenal sebagai pengekspor garam terbesar di dunia dengan pabriknya yang berteknologi tinggi.

Karena itu, pemerintah saat ini tengah mencari investor baru di sektor garam yang bisa membangun pabrik berteknologi tinggi. Ini dilakukan untuk meningkatkan produksi garam dalam negeri.

Seperti diketahui pemerintah kembali membuka keran impor garam sebesar 150 ribu ton mulai Oktober hingga Desember 2010. Keran impor ini terpaksa dibuka karena cuaca hujan terus-menerus mengurangi produksi garam dalam negeri.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads