"Kita sepakat, kita bergerak maju dalam implementasi dana sebesar US$ 52,9 miliar," kata Menteri Koordinator Ekonomi Hatta Rajasa dalam konferensi pers di Keidanren Building, Tokyo, Kamis (14/10/2010).
Konferensi pers itu dihadiri oleh Hatta selaku wakil Indonesia dan juga Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto. Sementara dari pihak pemerintah Jepang hadir Wakil Menteri Senior Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Tadahiro Matsushita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta mengatakan, selanjutnya kedua pemerintah akan membicarakan bagaimana agar dana sebesar itu dapat terpenuhi. Namun dari kesepakatan, dana itu akan diperoleh dari pemerintah, masyarakat, dan juga swasta.
"Itu suatu angka awal yang akan kita gerakkan," kata Hatta.
Hatta mengatakan, hasil pertemuan ini memiliki nilai strategis dan menunjukkan arah pengembangan ekonomi yang merupakan bagian tidak tidak terpisahkan dengan pembangunan di negara kita. Hatta mengatakan, sebelumnya ada enam koridor ekonomi yang sudah dilakukan studi.
"Dan ini (kerja sama) adalah bagian yang penting dalam strategi untuk mengembangkan konektivitas antar daerah. Kita perlu fokus secara bertahap tapi jelas," kata Hatta.
Sementara itu Ketua Kadin Suryo, di tempat sama menyatakan dukungannya terhadap komitmen baru Jepang ini. Suryo pun siap untuk mendukung langkah-langkah yang diperlukan termasuk bermitra melalui pola dalam upaya mewujudkan prioritas program.
"Kami menghargai, komitmen Jepang untuk hal ini kami siap dan mendukung penuh langkah-langkah yang diperlukan bermitra melalui pola dalam upaya mewujudkan prioritas program yang telah disepakati bersama," kata Suryo.
(ken/dnl)










































