"Mulai tanggal 15 Oktober 2010 pukul 00.00 WIB sebagian besar harga BBM non-subsidi Pertamina yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, Bio Pertamax di Jakarta dan di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami perubahan harga," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Mochammad Harun dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Jumat (15/10/2010).
Penyesuaian harga ini disesuaikan dengan per harga MOPS dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibandingkan periode sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalimantan kan jarak tempuhnya jauh-jauh dan pendistribusiannya harus lewat darat. Kalau di Jawa kan bisa pakai pipa," tambahnya.
Berikut daftar harga produk BBM non-subsidi Pertamina untuk periode 15 Oktober 2010:
Pertamax Plus
- Batam Rp 6.350
- UPMS I Rp 6.950
- UPMS III Rp 6.750
- UPMS IV Rp 6.800
- UPMS V Rp 7.250
- UPMS VI Rp 7.000-7350
- UPMS I Rp 6.750
- UPMS II Rp 6.500
- Bangka Rp 6.350
- UPMS III Rp 6.450
- UPMS IV Rp 6.800
- UPMS V Rp 6.800
- Bali Rp 6.800
- NTB Rp 6.800
- UPMS VI Rp 6.550-8.700
- UPMS VII Rp 6.600
- Palu Rp 7.900
- Kotamobagu Rp 8.600
- Gorontalo Rp 8.300
- Kendari Rp 8.100
- Tomohon Rp 9.000
- Bitung Rp 9.000
- Manado Rp 8.900
- Minahasa Selatan Rp 8.900
- UPMS III Rp 7.450
- UPMS V Rp 7.450
(epi/dnl)











































