“10.000 MW tahap I alhamdulillah sudah berjalan, 20 persen sudah akan diresmikan tahun ini dan di tahun 2013 insya Allah 100 persen akan selesai”, ujar Darwin seperti dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM, Minggu (18/10/2010).
Menurut Darwin, setelah program percepatan tahap I selesai dan masuk kedalam sistem jaringan maka akan dilanjutkan dengan Program Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik 10.000 Mw tahap II yang mayoritas didominasi sumber energi panas bumi yang saat ini sudah mulai di lelang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2010 ini, pelaksanaan proyek listrik 10.000 MW Tahap I telah dapat menyelesaikan konstruksi pembangkit PLTU sebesar 2.000 MW yang berlokasi 3 di pulau Jawa dan 5 di luar pulau Jawa.
Pada tahun 2011 nanti direncanakan akan diselesaikan pembangkit sebanyak 4.300 MW yang tersebar di 5 lokasi di Jawa dan 12 lokasi di luar Jawa. Dengan demikian dari 37 lokasi di Indonesia akan selesai 25 lokasi dengan total kapasitas sebesar 6.300 MW.
"Sisanya sebesar 3.700 MW akan dapat diselesaikan pada tahun-tahun berikutnya," ungkapnya.
Darwin berharap listrik yang dihasilkan dari program percepatan tahap I dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Sementara bagi PLN, selesainya program ini tentunya akan dapat mengurangi penggunaan BBM untuk pembangkitan karena bahan bakar yang digunakan didominasi batubara.
"Ini berarti subsidi yang diberikan kpada PLN akan dapat dikurangi sehingga dapat dialihkan untuk kepentingan sektor lain yang membutuhkan," tambahnya.
(epi/qom)











































