Dengan target penyerapan hanya 70-75 persen, maka Kementerian BUMN hanya akan menggunakan anggaran sebanyak Rp 116,34-124,65 miliar. Anggaran yang tidak terserap sekitar Rp 49,86-41.55 miliar.
Sekretaris Menteri BUMN Mahmudin Yasin menyatakan, rendahnya penyerapan anggaran tersebut juga masih perlu disinergikan dengan jajaran deputi yang baru terbentuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yasin menyatakan, rendahnya target realiasasi tersebut disebabkan ada beberapa program yang tidak bisa dilaksanakan pada tahun ini. "Karena renovasi diluncurkan, roadmap BUMN diluncurkan, ada beberapa tim yang belum ada programnya sehingga belum bisa dibentuk," jelasnya.
Untuk renovasi gedung, lanjut Yasin, anggarannya sebesar Rp 6 miliar, sedangkan untuk kegiatan penyusunan Road Map BUMN sebesar Rp 20 miliar. Dari kedua program tersebut saja, sudah Rp 26 miliar yang dipastikan tidak terserap untuk tahun ini. Kedua program itu akan diluncurkan untuk tahun 2011.
"Itu yang diluncurkan dari tahun ini ke tahun 2011,"tandasnya.
(nia/ang)











































