"Untuk Capex dalam rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) tahun depan sekitar Rp 50-60 triliun," ujar Direktur Perencanaan dan Teknologi, Nasri Sebayang saat ditemui di sela acara pembukaan Knowledge Norm Innovation Festival & Exhibition 2010 di Kantor Pusat PLN, Jalan Trujoyo, Jakarta, Selasa (19/10/2010).
Menurut Nasri, dana tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan proyek 10.000 megawatt (MW) tahap I, persiapan proyek 10.000 MW tahap II, pembangunan PLTU-PLTU skala kecil dengan total kapasitas hampir 800 MW di 70 lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari total pendanaan tersebut, lanjut Nasri, dua pertiganya akan berasal dari utang dalam dan luar negeri.
"Sementara sisanya berasal dari dana internal termasuk obligasi," katanya.
Selain Capex, perseroan juga mengalokasikan dana hampir Rp 120 triliun untuk biaya operasi perusahaan listrik pelat merah tersebut. "Untuk Opex (operational expenditure) hampir Rp 120 triliun," tambahnya.
(epi/dnl)











































