Produksi DOC (Day Old Chick) atau anak ayam umur sehari saat ini mulai terganggu jumlah produksinya. Hal ini karena adanya kemungkinan indukan ayam banyak mengalami stres, yang berdampak pada kesehatan ayam sehingga produksi telur berkurang jumlahnya.
"Akibatnya suplai DOC cenderung turun sekitar 15-20%, sedangkan permintaan pasar untuk ayam broiler masih cukup kuat," kata Ketua Forum Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) Don P. Utoyo kepada detikFinance, Rabu (20/10/2010).
Utoyo mengungkapkan, meski anomali iklim berpengaruh pada produksi DOC, namun ia memastikan hal itu tidak mengganggu kualitas DOC. Para peternak sudah memiliki SOP untuk menentukan kualitas telur yang boleh ditetaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FMPI mencatat harga ayam hidup eks farm Rp 16.000-16500 per Kg, sementara harga daging broiler (karkas) Rp 27.000-29.000 per Kg. Untuk harga telur ayam ras di tingkat distributor Rp 13500-14000 per Kg dan harga telur eks farm Rp 12500-13000 per Kg.
(hen/qom)











































