"Walaupun masih banyak permasalahan yang perlu waktu penyelesaian, tapi banyak pula yang sudah selesai," ujar Darwin dalam pesan singkatnya, Rabu (20/10/2010).
Darwin mengatakan, selama ini fokus kinerja di kementerian yang dipimpinnya antara lain adalah meningkatkan lancarnya pasokan bahan bakar dan listrik bagi rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, Darwin menuturkan, di bidang migas, demi melancarakan pasokan BBM di kawasan Timur Indonesia, pemerintah sudah menghidupkan backloading depot di Biak. "Serta pembangunan terminal transit Bau-Bau dan memberlakukan harga yang sama di seluruh APMS untuk BBM bersubsidi di seluruh Indonesia," imbuhnya.
Lalu, untuk menjamin pasokan gas bumi guna keperluan domestik, Darwin mengatakan pemerintah telah mendorong dimulainya pembangunan Floating Storage Receiving Terminal atau terminal terapung di Jawa Barat.
Darwin juga mengatakan, dirinya telah mengeluarkan aturan mengenai penetapan alokasi gas bumi, yang mengatur 65% dari perjanjian jual beli gas sudah untuk keperluan domestik khususnya PLN dan pupuk.
"Penjaminan pasokan batubara untuk keperluan domstik berupa penerbitan Permen tentang DMO batubara, dan perbaikan kontrak-kontrak pasokan batubara untuk PLN serta finalisasi pengaturan peningkatan nilai tambah mineral dan batubara," katanya.
Di sektor listrik, Darwin pun ikut menuturkan di bawah kepemimpinan dia sebagai Menteri ESDM, sudah terbangun banyak gardu induk dengan kapasitas 2.159 MVA, lalu gardu-gardu distribusi dengan total kapasitas 1.266 MVA.
(dnl/dnl)











































