Prabowo Tak Keberatan Pemerintah Impor Beras

Prabowo Tak Keberatan Pemerintah Impor Beras

- detikFinance
Kamis, 21 Okt 2010 14:40 WIB
Jakarta - Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prabowo Subianto dapat memahami kebijakan impor beras pemerintah. Impor beras dapat dipahami karena sebagai antisipasi sebagai cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.

"Kami memahami kalau pemerintah tak mau mengambil risiko," kata Prabowo di sela-sela acara pelantikan BPO HKTI di G. Manggala Wanabhakti, Jakarta, Kamis (21/10/2010)

Meski dapat memahami, Prabowo mengutarakan pihaknya melalui HKTI sangat memperjuangkan swasembada pangan Indonesia. HKTI akan terus melobi pemerintah agar langkah impor beras tak mengorbankan kepentingan petani di dalam negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita juga sadar dan waspadai perubahan iklim sangat berpengaruh pada produksi beras nasional. Hujan yang berkepanjangan mempersulit atau mengacaukan musim tanam," katanya.

Sementara itu Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) HKTI  M. Jafar Hafsah mengatakan sikap HKTI yang bisa memahami impor beras karena impor tersebut lebih pada pertimbangan untuk menjaga-jaga stok beras nasional. Ia mengusulkan sebaiknya beras impor tersebut tetap berada di negara asalnya, disimpan sebagai stok nasional.

"Prinsipnya impor beras jangan sampai mengganggu petani," katanya.

Seperti diketahui untuk tahap awal pemerintah telah mengeluarkan izin impor beras sebanyak 300.000 ton. Impor ini diberikan kepada Bulog sebagai badan yang menjaga stok beras nasional.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads