Sejumlah menteri turut dalam rombongan. Di antaranya adalah Menlu Marty Natalegawa, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mendag Mari Elka Pangestu, Menperind MS Hidayat. Tepat pukul 07.30 WIB, Senin (25/10/2010), pesawat kenegaraan Garuda Indonesia yang mereka tumpangi meninggalkan Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.
Di World Expo Shanghai China 2010, Presiden akan mengunjungi Paviliun Indonesia. Selain itu, Presiden SBY akan menjadi pembicara utama pada forum bisnis yang akan dihadiri oleh sekitar 300 orang pengusaha terkemuka China dan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai kunjungan kerjanya ke China, Presiden SBY menuju Hanoi, Vietnam. Agenda di sana adalah menghadiri pertemuan puncak ke- 17 ASEAN yang berlangsung pada 27-30 Oktober 2010.
"Pada akhir pertemuan, saya akan menerima jabatan selaku Chairman of ASEAN dan ASEAN Summit dari Presiden Vietnam sebab tahun depan, kita yang akan menjadi ketua ASEAN. Saya akan sampaikan pidato mengenai ke arah mana ASEAN dibawa," ujar SBY sebelum memasuki pesawat.
Di sela pertemuan puncak tersebut, Presiden juga mengadakan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala pemerintahan negara sahabat. Di antaranya dengan Presiden Filipina, Presiden Korea Selatan, PM China, PM Jepang dan PM Selandia Baru.
"Semuanya punya kerja sama erat terkait ekonomi kita. Terutamanya dengan hCina, Jepang dan Korea," jelas SBY.
Kunjungan kerja ke China dan Vietnam, akan berakhir pada 31 Oktober 2010. Wapres Boediono, Gubernur Fauzi Bowo, Mendiknas M. Nuh, Panglima
TNI Agus Suhartono dan Menko Polkam Djoko Suyanto ikut melepas keberangkatan rombongan.
(lh/qom)











































