Hingga hari ini, PT PLN (Persero) wilayah distribusi Jakarta dan Tangerang baru mengantongi 40.200 calon pelanggan yang akan mendapat aliran listrik mulai besok. Padahal, PLN pusat telah memberikan jatah sebanyak 92.000 sambungan baru bagi masyakakat di wilayah tersebut.
"Data terakhir sekitar 40.200 calon pelanggan yang akan disambung. Tapi memang diantaranya ada rusunami, rusunawa, apartemen. Itukan kita tidak hitung satu-satu, kalau kita hitung jumlahnya bisa lebih banyak lagi," ungkap General Manager PLN Disjaya Purnomo Willy saat berbincang dengan detikFinance, Selasa (26/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Manager Humas PLN, Bambang Dwiyanto pernah mengakui PLN Disjaya dan Tangerang memang harus bekerja ekstra keras untuk menggaet calon pelanggan listrik baru karena hampir semua warga di wilayah tersebut sudah menikmati listrik.
"Taruhlah di Jakarta yang ditargetkan 92 ribu, padahal di dalam kota itu sudah jenuh. Jadi memang teman-teman di Jakarta ini harus bekerja keras untuk cari pelanggan," ungkap Bambang, pekan lalu.
Seperti diketahui, untuk memenuhi permintaan sambungan listrik baru yang jumlahnya banyak, PT PLN (Persero) akan melakukan program pemasangan 1 juta sambungan listrik baru dalam sehari, pada 27 Oktober 2010.
Gerakan Sehari Sejuta Sambungan ini akan membuat beban listrik nasional bertambah 1.000 Megawatt (MW) dalam sehari. Selain itu, program ini juga akan menaikkan
rasio elektrifikasi sebesar 1,6%. Saat ini rasio elektrifikasi di tanah air baru mencapai 65%
Perusahaan listrik pelat merah tersebut telah membagi jatah kuota penyambungan listrik bagi para pelanggan baru berdasarkan kemampuan daya dan daftar tunggu yang dimiliki masing-masing wilayah.
Untuk Indonesia bagian Barat akan disambungkan listrik kepada 244 ribu calon pelanggan baru. Di wilayah Jawa dan Bali akan ada 602 ribu calon pelanggan listrik yang disambungkan. Dan sisanya wilayah Indonesia bagian Timur sebanyak 154 ribu pelanggan. Khusus untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, mendapat jatah 92 ribu sambungan baru.
(epi/dnl)










































