Wilayah rawan bencana selama ini sudah dipetakan oleh para pengembangan sebagai lokasi yang tak potensial dari sisi pengembangan sektor properti di wilayah tersebut.
"Misalnya letusan Merapi, itu kan terjadinya di gunung, dia bukan pasar potensial properti. Termasuk Mentawai, tapi kalau itu terjadi di Jakarta, di Jogja, Padang itu baru mempengaruhi pasar properti," kata Teguh di sela-sela acara Rakerda REI di Hotel Nikko, Rabu (27/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ambil contoh gempa di Jogja beberapa tahun lalu kemudian properti di sana turun karena daya beli masyarakat turun pasti terjadi. Kalau yang sekarang, kita boleh bilang itu daerah gunung atau Mentawai," katanya.
"Yang terjadi gempa di Padang tak mempengaruhi pasar properti di Jakarta," jelasnya.
(hen/dnl)










































