Ketua Promindo Bambang Ediyanto mengatakan, perkumpulan ini akan bertugas memproteksi jika terjadi kecelakaan kapal. "Jadi jika nanti ada kecelakaan seperti kapal mnenabrak dermaga, kami akan ambil alih tanggung jawab ganti rugi," ujarnya dalam peresmian Promindo di kantor BP Migas, Jakarta, Kamis (28/10/2010).
Dana ganti rugi nanti diambil dari kumpulan premi yang dibayar oleh para anggotanya setiap tahun. Jumlah premi yang dibayarkan bervariasi, tergantung usia, jenis, dan berat kapal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi lembaga ini besar karena saat ini ada 8.500 kapal beroperasi di Indonesia, dan 600 di antaranya merupakan kapal penunjuang bisnis hulu migas.
(dnl/ang)











































