Pertamina Terus Tambah Pasokan BBM ke Mentawai

Pertamina Terus Tambah Pasokan BBM ke Mentawai

- detikFinance
Minggu, 31 Okt 2010 13:10 WIB
Jakarta - Setelah gagal berlayar pada 29 Oktober 2010 karena gelombang tinggi. Akhirnya kapal pengangkut bantuan bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina telah berhasil mengirimkan 16 kiloliter (KL) premium, 5 KL solar dan 7 KL minyak tanah ke Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat.

"Adanya badai juga menyulitkan distribusi bantuan di lapangan khususnya daerah pelosok," ungkap juru bicara Pertamina, Mochamad Harun dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Minggu (31/10/2010).

Harun menjelaskan, sebagian BBM yang terdiri dari 6 KL premium, 4 KL  solar dan 10 KL minyak tanah akan didistribusikan ke Ibu kota Mentawai, Tuah Bejat. Sementara sisanya akan disalurkan di Sikakap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum ditambahkan masuknya bantuan BBM, stok yang ada di agen premium minyak tanah  dan solar(APMS) pada tanggal 30  Oktober adalah premium 3,5 KL, solar 5 KL dan minyak tanah 7 KL.

Sementara untuk avtur telah disiagakan 100 drum untuk pengoperasian Heli TNI, Badan SAR Nasional dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) yang ditempatkan di posko Medan, Sikakap  dan Muko-muko

Sebelumnya pada 27 Oktober lalu, lanjut Harun, Pertamina sudah memberangkatkan tongkang dari  tangki timbun BBM Teluk Kabung ke APMS sebanyak 10 KL premium dan 15 KL minyak tanah.

Selama ini pasokan BBM di wilayah tersebut dipenuhi melalui satu APMS  dengan alokasi 200 KL premium dan 112 KL  solar per bulan. Ditambah, dua agen minyak tanah dengan alokasi  250 KL per bulan .

Harun menambahkan, Pertamina juga telah menyiapkan dana awal untuk operasi bantuan dan evakuasi senilai Rp 250 juta.

"Selain itu, Pertamina peduli sudah menyerahkan bantuan berupa sembako senilai Rp 40 juta," tambahnya.

seperti diketahui, gempa 7,2 SR melanda Mentawai pada 21.40 WIB, Senin (25/10). Gempa ini menyebabkan tsunami di kawasan Mentawai. Tinggi gelombang mencapai 3-7 meter yang menyapu kawasan di pinggir pantai.

(nrl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads