"Adanya badai juga menyulitkan distribusi bantuan di lapangan khususnya daerah pelosok," ungkap juru bicara Pertamina, Mochamad Harun dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Minggu (31/10/2010).
Harun menjelaskan, sebagian BBM yang terdiri dari 6 KL premium, 4 KL solar dan 10 KL minyak tanah akan didistribusikan ke Ibu kota Mentawai, Tuah Bejat. Sementara sisanya akan disalurkan di Sikakap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk avtur telah disiagakan 100 drum untuk pengoperasian Heli TNI, Badan SAR Nasional dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) yang ditempatkan di posko Medan, Sikakap dan Muko-muko
Sebelumnya pada 27 Oktober lalu, lanjut Harun, Pertamina sudah memberangkatkan tongkang dari tangki timbun BBM Teluk Kabung ke APMS sebanyak 10 KL premium dan 15 KL minyak tanah.
Selama ini pasokan BBM di wilayah tersebut dipenuhi melalui satu APMS dengan alokasi 200 KL premium dan 112 KL solar per bulan. Ditambah, dua agen minyak tanah dengan alokasi 250 KL per bulan .
Harun menambahkan, Pertamina juga telah menyiapkan dana awal untuk operasi bantuan dan evakuasi senilai Rp 250 juta.
"Selain itu, Pertamina peduli sudah menyerahkan bantuan berupa sembako senilai Rp 40 juta," tambahnya.
seperti diketahui, gempa 7,2 SR melanda Mentawai pada 21.40 WIB, Senin (25/10). Gempa ini menyebabkan tsunami di kawasan Mentawai. Tinggi gelombang mencapai 3-7 meter yang menyapu kawasan di pinggir pantai.
(nrl/qom)











































