Dinilai KPK Berintegritas Rendah, Bea Cukai Ngaku Salah

Dinilai KPK Berintegritas Rendah, Bea Cukai Ngaku Salah

- detikFinance
Senin, 01 Nov 2010 17:35 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai integritas pelayanan Ditjen Bea Cukai khususnya untuk Bea Masuk masih rendah dan rawan korupsi. Pihak Bea Cukai mengakui hal tersebut dan segera melakukan perbaikan.

Dirjen Bea dan Cukai Thomas Sugijata mengatakan, masih banyak ruang-ruang bolong di instansinya yang masih perlu diperbaiki. Penilaian KPK ini akan menjadi masukan untuk meningkatkan integritas pegawai Bea Cukai.

"Itu menjadi bahan masukan dalam rangka meningkatkan integritas itu dan kita harus memperbaiki," ujarnya ketika dihubungi detikFinance, Senin (1/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih ada ruang yang cukup banyak untuk diperbaiki, kita harus terima masukan itu karena masih banyak untuk diperbaiki dan penilaian KPK itu bisa menjadi referensi," jelasnya.

Untuk perbaikan tersebut, lanjut Thomas, pihaknya sedang berupa melakukan peningkatan dengan melanjutkan program reformasi birokrasi yang akan segera disosialisasikan kepada seluruh pegawai di lingkungan Bea dan Cukai.

"Kita sedang upayakan peningkatan dengan program reformasi birokrasi lanjutan yang sekarang ini sudah di-kick off Menteri Keuangan pada minggu lalu, dalam pekan ini kita susun untuk kita internalisasikan," tandasnya.

Seperti diketahui, KPK menemukan masih banyak instansi yang mendapat skor rendah dalam Indeks Integritas Nasional tahun ini. KPK akan memanggil instansi-instansi yang mendapat nilai di bawah rata-rata. Salah satunya adalah pelayanan bea masuk oleh Ditjen Bea dan Cukai.

Layanan bea masuk oleh Bea dan Cukai memiliki integritas dengan nilai di bawah 6, yang tandanya tidak berintegritas baik.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads