Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Euis Saedah mengatakan sejauh ini letusan Gunung Merapi tidak berdampak secara langsung terhadap IKM yang ada di kawasan Gunung Merapi.
"Yang banyak menerima dampak itu adalah industri agro atau pertanian, terutama salak pondoh itu habis, sekarang terancam hilang itu Salak Pondoh," kata Euis saat ditemui di sela-sela pameran ovop Plaza Industri, Jakarta, Selasa (2/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini gubernur rapat, rakor se-Jawa Tengah dan DIY untuk membahas 14 hari ke depan itu mau apa, fokus ke sosial, pendidikan, dan keamanan," katanya.
Ia menambahkan pihak Kementerian Perindustrian telah menganggarkan dana bantuan pascagempa bagi IKM untuk tahun ini sudah dialokasikan Rp 1,8 miliar.
"Ini untuk dampak gempa yang lalu. Ini untuk membantu mesin-mesin peralatan, mesin pengolahan makanan dan mesin jahit," katanya.
Rencananya dalam waktu dekat pihaknya turun ke lapangan untuk mengestimasi anggaran bantuan pasca bencana tahun depan termasuk untuk Merapi dan Mentawai.
Khusus untuk bencana gempa Mentawai, menurut Euis di lokasi bencana ada industri nilam. Di mana kondisi mesinnya hancur sehingga memerlukan bantuan ke depannya.
"Total kerugian sekarang saya tunggu, sehingga diketahui berapa kerugian di sektor industri atau perkebunan sebagai bahan baku industri itu belum saya terima," katanya.
(hen/dnl)











































