Nilai investasi dari kerjasama ini mencapai US$ 300 juta dan JPMC bersedia mengalokasikan produksinya berupa batuan fosfat untuk keperluan proyek tersebut dalam jangka waktu 20 tahun.
"Pemerintah menyambut baik kerjasama ini karena bisa memperkuat strategi jangka panjang Indonesia terutama dalam pasokan pupuk," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (3/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesepakatan antara ketiga pihak itu meliputi pendirian Pabrik Asam Fosfat (Phosphoric Ac id ) kapasitas 200.000 metrik ton per tahun, Pabrik Asam Sulfat (Sulphuric Acid) kapasitas 800.000 metrikton per tahun dan Pabrik NPK kapasitas 1 juta metrik ton per tahun.
Pabrik yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur serta Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan itu akan mulai dibangun pada tahun 2012 dan diperkirakan rampung pada 2014.
Â
Â
(ang/dro)











































