Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan saat menghadiri apel 'pasukan khusus' PLN di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (10/11/2010).
"Sekarang masyarakat sudah modern, jadi PLN tak mau lagi dengar keluhan tentang pemutusan listrik karena ada alasan maintenance (pemeliharaan). Karena itu pasukan ini sangat berperan," tutur Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Pasukan berani mati' ini sebagian dididik di Korea Selatan dan Brasil, dan sebagian lagi merupakan didikan dari Pusdiklat PLN di Semarang. Mereka juga telah dikarantina dan dididik mentalnya di Markas Kopassus Batujajar selama 3 hari.
Mereka sebagian merupakan didikan negara asing dan akan ditugaskan untuk melakukan pemeliharaan listrik tanpa mematikan listrik. (dnl/qom)











































