Khawatir Debu Merapi, Perwakilan Kadin Austria 'Buru-buru' Pulang

Khawatir Debu Merapi, Perwakilan Kadin Austria 'Buru-buru' Pulang

- detikFinance
Rabu, 10 Nov 2010 16:35 WIB
Jakarta - Bencana meletusnya Gunung Merapi membuat banyak pihak khawatir akan keamanan Indonesia. Ini juga berpengaruh kepada perwakilan Kadin Austria yang mempercepat jadwal kunjungannya karena khawatir kondisi Gunung Merapi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komite Kadin Indonesia untuk Eropa Maxi Gunawan kepada detikFinance, Rabu (10/11/2010).

Maxi mengatakan, saat ini Kadin Indonesia dan Austria sedang mengadakan forum ekonomi untuk menjalin kerjasama di antara kedua negara. Dan perwakilan Kadin Austria tak mau berlama-lama berada di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, Indonesia-Austria Economic Forum masih berlangsung, mereka akan langsung ke airport setelah acara selasai jam 4 nanti. Presiden Austria juga ada di sini, dan beliau juga akan langsung pulang. Memang mereka pulang lebih awal karena Merapi," tutur Maxi.

Menurut informasi, para perwakilan Kadin Austria ini pulang karena mendapatkan kabar debu vulkanik Gunung Merapi sudah mencapai Jakarta. Namun hal ini belum bisa dipastikan, dan mereka tak mau mengambil risiko.

Seperti diketahui pada pagi ini semburan awan panas masih keluar dari Merapi. Status Merapi pun masih awas.

Kedatangan Presiden dan para perwakilan pengusaha asal Austria ini memang menghasilkan beberapa komitmen kerjasama.

Rencananya akan ada 13 proyek kerjasama di sektor infrastruktur antara pemerintah dengan pengusaha Austria, yaitu:
  1. Pengembangan rumah sakit antara AME International GmbH dengan Kementerian Pertanian
  2. Penyediaan peralatan hydro power antara Andritz Hydro GmbH dengan PT PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum
  3. Penyediaan solusi berteknologi tinggi di berbagai bidang
  4. Pengembangan powertrain system antara AVL List GmBH dengan Kementerian Pendidikan Nasional
  5. Pengembangan dan penyediaan mesin dan sistem untuk pemeliharaan jalur kereta api antara Plesser & Theurer Export von Bahnbaumaschinen GmBH dengan Ditjen Perkretaapian, Kementrian Perhubungan
  6. Sistem transportasi antara VAE GmBH dengan Ditjen Perkretaapian, Kementerian Perhubungan
  7. Penyediaan konsep-konsep, pembangunan dan pengoperasian di bidang pelayanan kesehatan antara VAMED Engineering GmBH & Co KG dengan Kementrian Perhubungan
  8. Produsen jalan kereta api untuk kereta api listrik antara Doppelmayr Seilbahnen gmBH dengan PT Saratoga Infrastruktur
  9. Penyediaan sistem komunikasi dan informasi di bidang perhubungan udara dan keselamatan umum antara Requentis AG dengan Kementrian Perhubungan, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Kelautan dan Perikanan
  10. Konsultan bisnis terkait tsunami antara ICR GmBH dengan Kementrian Komunikasi dan Informasi
  11. Penyediaan alat-alat teknologi perkeretaapian antara LISINGER Maschinenbau GmBH dengan Ditjen Perkeretaapian, Kementrian Perhubungan
  12. Penyediaan sistem keamanan informasi antara Mils Electronic GmBH & Co KG dengan Kementrian Pertahanan dan Kementrian Dalam Negeri
  13. Penyediaan sistem untuk pengolahan air limbah antara Ovivo Austria GmBH dengan Kementerian Pertahanan
Selain itu, dalam waktu dekat, rencana kerjasama yang mulai riil dari kedua negara adalah ditandatangani 3 dokumen kerjasama yang meliputi 2 MoU dan 1 letter of intent (LoI) yang disaksikan dua menteri perekonomian kedua negara.
  1. MoU antara perusahaan Austria Doppelmayr Sellbahnen GmBH dan perusahaan Indonesia PT Saratoga Infrastruktur tentang proyek sistem transportasi untuk Jakarta dan Bandung
  2. MoU antara perusahaan Austria Andritz Hydro GmBH dengan PT PLN
  3. Lol antara perusahaan Austria Andritz Hydro GmBH dengan Pusat Litbang Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum untuk proyek pembangunan proyek-proyek power plant HydroMATIX, peningkatan dan rehabilitasi PT Tonsea Lama dan instalasi peralatan elektromagnetik untuk PLT Sawangan.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads