Manager Unit Pelayanan dan Jaringan Borobudur, Irwan Handri Rahmadi menyatakan sejak hujan debu dahsyat pada Jumat (5/11/2010), jaringan kelistrikan terganggu hingga 100%.
Hal ini terjadi karena hujan debu yang bercampur pasir menyangkut pada isolator tiang listrik mengganggu aliran listrik karena dapat menimbulkan korslet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, setelah terdapat bantuan dari salah satu perusahaan percetakan kertas untuk melakukan penyemprotan terhadap isolator-isolator tersebut maka listrik pun mulai dinyalakan.
"Sekarang ini ada 218 personal, kita menggunakan mitra kerja yang setia bersama kami membersihkan isolator," jelasnya.
Sampai saat ini, hampir 80% listrik di radius lebih dari 15 km telah menyala.
"Kalau debu mulai berkurang, malam ini 80% sudah nyala. Itu kalau nggak mengeluarkan debu lagi, tapi kalau masih maka kita akan mulai dari awal lagi," ujarnya.
Irwan menjanjikan jika keadaan tidak kembali bergejolak maka 100% masalah kelistrikan masyarakat sekitar Gunung Merapi bisa terselesaikan pada minggu ini.
"Minggu ini normal tapi ini yang 15 km ke atas, kalau 15 km ke atas kami belum bisa bicara karena harus izin dulu," tandasnya.
(nia/dnl)











































