Sensus Hewan Ternak 2011, BPS Butuh Waktu 3 Bulan

Sensus Hewan Ternak 2011, BPS Butuh Waktu 3 Bulan

- detikFinance
Minggu, 14 Nov 2010 16:10 WIB
Bandung - Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) akan melakukan sensus untuk pertamakalinya ternak milik masyarakat diseluruh Indonesia pada 2011.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan pihak BPS akan membantu sensus ini karena sangat penting dalam menentukan informasi kemampuan swadaya daging Indonesia untuk ketahanan pangan. Meski tidak merinci kapan persisnya, namun kata Rusman sensus ternak akan dilakukan  selama 3 bulan atau lebih lama dari sensus penduduk yang hanya satu bulan.

"Sensus ini anggaran Kementerian Pertanian, BPS ini co-actor nanti
waktunya itu sekitar 3 bulanan akan dilakukan," kata Rusman Heriawan di Hotel Golden Flower, Jl Asia Afrika Bandung, Minggu (14/11/2010)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Rusman sensus ternak ini memfokuskan pada sensus hewan ternak sapi, namun hewan ternak lainnya  juga akan didata. Menurutnya sensus ini sebagai data awal yang merupakan bagian dari sensus pertanian yang akan berlangsung di 2013 

"Intinya tidak ada sapi yang lolos sensus tersebut, 2011 harus dilakukan," katanya.

Sebelumnya Menteri Pertanian Suswono mengungkapkan bahwa sensus ternak akan menjadi cara pemerintah mengetahui berapa kekuatan sumber ternak di dalam negeri dalam upaya menopang target swasembada daging sapi di 2014.

"Tahun depan mulai ada sensus ternak," kata Suswono beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data terakhir mengenai populasi ternak yang ada di Indonesia jumlah sapi potong mencapai 13,6 juta ekor, kerbau 2,01 juta ekor, kambing 16,84 juta ekor, domba 10,91 juta ekor, ayam buras 268,95 ribu, ayam ras petelur 103,841 ribu dan ayam ras daging 1,249 juta ekor.

"Saya belum begitu yakin dengan angka 13,6 juta (sapi) tersebut," ujar Suswono.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads