Demikian hasil analisis dan perkiraan sementara Bank Indonesia di daerah bencana Yogyakarta yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (16/11/2010).
"Sejumlah 1.961 ekor ternak mati, dimana sapi perah tercatat sebanyak 1.780, sapi potong sebanyak 1.780 serta kambing dan domba yang mencapai 180 ekor," kata Difi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BI juga mencatat kerugian sektor perikanan yang cukup besar akibat letusan merapi. "Sektor perikanan rugi besar dimana 1.272 ton hasil perikanan ludes atau mati," ungkap Difi.
Difi mengatakan, analisis dan perkiraan sementara bank sentral tersebut secara umum perkembangannya tercatat sampai dengan 15 November 2010.
(dru/qom)











































