Hatta: Konsumsi BBM Bersubsidi Tak Dibatasi Bisa Berbahaya

Hatta: Konsumsi BBM Bersubsidi Tak Dibatasi Bisa Berbahaya

- detikFinance
Senin, 22 Nov 2010 14:15 WIB
Hatta: Konsumsi BBM Bersubsidi Tak Dibatasi Bisa Berbahaya
Jakarta - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan melonjak 10% dari target tahun depan jika tidak diberlakukan program pembatasan. Konsumsi akan terus meningkat seiring meningkatnya pertumbuhan kendaraan bermotor dari tahun ke tahun.

Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (22/11/2010).

Hatta mengakui, pada tahun ini penggunaan BBM bersubsidi mengalami lonjakan dari target sebesar 36,5 juta kilo liter menjadi 38,5 juta KL atau sekitar 8%. Jika penggunaan BBM bersubsidi tidak dibatasi maka diperkirakan terjadi pelonjakkan penggunaannya hingga 10% dari target.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tidak dikendalikan dengan pertumbuhan kendaraan seperti ini, saya kira kita melihat dari 36 ke 38 itu kan hampir 2 juta lebih. Itu kan 8% lebih. Tahun depan kalau tidak dikendalikan bisa 10-an persen, bahaya itu," ungkap Hatta

Oleh karena itu, Hatta menyatakan per Januari pemerintah harus sudah melakukan sistem tertutup untuk pemberian BBM bersubsidi. Salah satunya dengan cara pembatasan BBM bersubsidi bagi kendaraan berplat hitam produksi tahun 2005 ke atas.

"Sekarang yang paling masuk akal adalah 2005 ke atas. Walau tidak tertutup kemungkinan itu bisa semua plat hitam. Tapi dari studi, 2005 ke atas lebih masuk akal. Kalau 2005 itu kan tidak bisa dikatakan "Kami ini mobil 2005". Sangat ketahuan. Kecuali kalau ada orang yang berniat tidak baik, selalu bisa membuka jalan. Kembali lagi, akan berurusan denga masalah penegakan hukum," ujarnya.

Untuk itu, kementerian ESDM kini sedang menyiapkan sebuah sistem sehingga orang tidak lagi bisa mencari 'celah' untuk tetap menggunakan BBM bersubsidi. Namun mengenai bagaimana teknisnya, Hatta meminta wartawan menanyakannya ke Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo.

Yang pasti, Hatta memastikan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi tersebut tidak akan diberlakukan untuk kendaraan umum.

"Kan sudah lama kaji. Umum, roda 2, nelayan, tetap mendapatkan subsidi," tandasnya.

Seperti diketahui, pemerintah akan menerapkan sistem distribusi tertutup untuk BBM bersubsidi. Mulai 1 Januari 2011, mobil di atas tahun 2005 bakal dilarang membeli BBM bersubsidi.

(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads