Hal tersebut disampaikan oleh Kadiv Energi Baru Terbarukan PLN M. Sofyan pada acara diskusi Round Table untuk sinkronisasi produsen dan pembeli listrik panas bumi (Geothermal) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (23/11/2010).
"Sampai 2019, PLN akan menargetkan alokasi listrik EBT sebanyak 18%. Kesemuanya itu nantinya akan bersumber dari jenis EBT yang lain, tidak hanya dari panas bumi saja," kata Sofyan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, lanjut Sofyan, dalam waktu dekat ini PLN juga sedang memprosesikan pemasangan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang direncanakan akan mulai beroperasi pada Desember dan awal tahun 2011.
"Sekarang yang sedang di pasang ada di beberapa pulau wisata, diantaranya di Gili Terawangan, Wakotobi, Raja Ampat, dan Bunaken yang memiliki total sekitar 1 MW," jelas Sofyan.
Selain itu, tambah Sofyan, akan dilaksanakan juga pembangunan PLTS di pulau terluar dan pulau-pulau bagian Indonesia Timur.
"Kalau tidak salah, nanti akan dibangun untuk daerah Miangas yang berbatasan dengan Filipina. Ada juga di daerah Kaltim. Dan nantinya akan dibangun juga PLTS di daerah Indonesia Timur," kata Sofyan.
(dnl/dnl)











































