"Jangan begitulah, masa mau menguntungkan SPBU asing. Ini ini soal subsidi tepat sasaran, apa kita mau begini terus," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (23/11/2010).
Hatta menegaskan pemerintah telah memperhitungkan segala akibat yang ditimbulkan atas kebijakan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi ini sehingga dipastikan tidak akan ada pengaruh ke daya beli masyarakat khususnya yang kurang mampu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta menyatakan terdapat dua opsi yang akan diajukan ke DPR dan opsi tersebut melihat kenyataan bahwa tidak mungkin orang yang memiliki mobil, tidak memiliki uang untuk bahan bakarnya.
"Kita punya survei yang akurat, itu dengan Menteri ESDM dan dari UI. Kita sudah pertimbangkan segalanya dengan matang," jelasnya.
Hatta juga menyanggah penentuan kebijakan tersebut tidak terkait dengan kepentingan politik dalam pembahasan dengan DPR RI nanti.
"Politik apa? Tidak ada, ini semua kita susun dengan politik kesejahteraan rakyat, mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, dan bagaimana subsidi tepat sasaran," pungkasnya.
(nia/dnl)










































