Konflik Duo Korea Lambungkan Harga Emas

Konflik Duo Korea Lambungkan Harga Emas

- detikFinance
Rabu, 24 Nov 2010 08:12 WIB
Konflik Duo Korea Lambungkan Harga Emas
New York - Memanasnya lagi konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan ikut melontarkan harga emas. Harga logam mulia itu langsung melonjak karena investor langsung berburu investasi yang aman karena kekhawatiran terhadap krisis di Korea itu.

Investor juga masih mendapatkan momentum untuk berburu emas akibat krisis di Irlandia, meski Uni Eropa dan IMF sudah sepakat menolong negara tersebut.

Mengawali perdagangan Selasa (23/11/2010), harga emas sempat diperdagangakan melemah karena tekanan jual sehubungan dengan berakhirnya opsi pada harga US$ 1.370 per ounce.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun selanjutnya harga emas melonjak karena pialang melihat munculnya risiko akibat krisis di Irlandia yang dikhawatirkan bisa menular ke negara lain dan juga memanasnya konflik Korea Utara dan Korea Selatan. Para pemain diprediksi membidik target harga US$ 1.400 per ounce.

"Harga emas melonjak karena isu sovereign risk, kekhawatiran seputar Irlandia dan konflik Korut-Korsel, yang memicu investor untuk membeli emas dan dolar AS secara bersamaan. Dan itulah mengapa tingkat imbal hasil hasil obligasi pemerintah AS melemah," ujar James Steel, kepala analis komoditas HSBC seperti dikutip dari Reuters, Rabu (24/11/2010).

Pada perdagangan Selasa (23/11/2010), harga emas berjangka naik hingga 1,5% menjadi US$ 1.377,60, dengan volume perdagangan lebih tinggi dari rata-rata. Sementara harga emas di pasar spot meningkat 0,7% ke level US$ 1,375 per ounce.

Pialang bank dari Eropa melaporkan perdagangan opsi yag besar pada harga US$ 1.370 per ounce, yang mendindikasikan banyaknya aksi jual pada level tersebut. Para pialang mengatakan, tekanan jual hulang setelah opsi tersebut berakhir.

Harga perak juga ikut melonjak hingga 1,2% menjadi US$ 27,48 per ounce akibat perdagangan berjangka tidak biasa yang cukup aktif. Volume perdagangan perak berjangka di COMEX mencapai 135.000, yang merupakan rekor harian paling aktif.

Sepanjang tahun ini, harga perak tercatat sudah melonjak hingga 64%, sementara emas melonjak hingga 26%. Dengan lonjakan yang tidak berimbang itu, maka rasio emas terhadap perak kini kurang dari 50%, yang merupakan terendah sejak Maret 2008.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads