Premium Dibatasi, Persaingan SPBU Pertamina dan Asing Makin Ketat

Premium Dibatasi, Persaingan SPBU Pertamina dan Asing Makin Ketat

- detikFinance
Kamis, 25 Nov 2010 12:51 WIB
Jakarta - Rencana pemerintah untuk membatasi konsumsi BBM subsidi di 2011 disambut baik oleh pelaku SPBU asing. Dengan kebijakan ini, maka persaingan akan semakin terbuka antara SPBU Pertamina dengan asing.

Presiden Direktur dan Country Chairman PT Shell Indonesia Darwin Silalahi mengatakan, rencana pemerintah untuk membatasi subsidi BBM tersebut sangat logis. Dan ini tentunya disambut baik oleh pasar.

"Apa yang telah terjadi beberapa bulan ini adalah pasar semakin siap dan terbuka untuk berpindah ke subsidi BBM yang lebih terarah. Dengan soft campaign yang telah dilakukan pemerintah beberapa bulan terakhir, penjualan BBM non subsidi telah meningkat, baik di SPBU Pertamina maupun non-Pertamina. Rencana pemerintah untuk membatasi PSO (subsidi) adalah langkah berikut yang logis, dan patut disambut baik oleh pasar dan konsumen," jelas Darwin kepada detikFinance, Kamis (25/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Manager Brand dan Komunikasi Total Oil Indonesia Rullianti Syahrul menjelaskan belum bisa berkomentar banyak terkait dengan kebijakan pembatasan BBM subsidi ini. Menurutnya, Total sampai saat ini masih terus berusaha melakukan penambahan jumlah SPBU sehingga bisa lebih bersaing.

"Mengenai masalah persaingan harga ke depannya, kami tetap mengacu kepada regulasi yang berlaku di perusahaan kami. dan yang pasti kami tetap fokus untuk memberikan servis dan kualitas yang terbaik saja," ujar Rullianti.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads