Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menyatakan sampai saat ini penambahan kuota BBM bersubsidi dari 36 juta KL sesuai proyeksi pemerintah dalam APBN-P 2010 menjadi 38,7 juta KL belum memberikan dampak terhadap anggaran subsidi dalam APBN-P 2010 yang sebesar Rp 88,9 triliun.
"Masih...masih...masih Rp 88 triliun. Belum ada penambahan," ujarnya saat ditemui di Kantor Ditjen Pajak, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (25/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya itu kan karena rupiah menguat sama harga ICP juga belum melampaui asumsi," jelasnya.
Ketika ditanya apakah akan sisa anggaran karena dua faktor tersebut, Anny menyatakan pihaknya hanya bisa berharap.
"Insya Allah..Insya Allah..saya juga nggak bisa bicara sekarang," tutupnya.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebelumnya mengatakan, sampai saat ini anggaran subsidi BBM yang sudah terpakai oleh pemerintah jumlahnya mencapai Rp 50 triliun.
"Intinya dana subsidi BBM baru dipakai Rp 50 triliun, sekarang masih ada Rp 30 triliun. Dana itu nggak usah dihabiskan," jelasnya.
(nia/qom)










































