Pemerintah Berharap Dana Subsidi BBM 2010 Tidak Ludes

Pemerintah Berharap Dana Subsidi BBM 2010 Tidak Ludes

- detikFinance
Kamis, 25 Nov 2010 13:55 WIB
Pemerintah Berharap Dana Subsidi BBM 2010 Tidak Ludes
Jakarta - Meski kuota volume BBM bersubsidi sudah hampir habis, namun pemerintah masih berharap ada sisa dana subsidi BBM untuk tahun 2010 ini. Sejauh ini anggaran subsidi BBM belum terlampaui karena terselamatkan oleh penguatan nilai tukar rupiah dan rendahnya harga minyak Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP).

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menyatakan sampai saat ini penambahan kuota BBM bersubsidi dari 36 juta KL sesuai proyeksi pemerintah dalam APBN-P 2010 menjadi 38,7 juta KL belum memberikan dampak terhadap anggaran subsidi dalam APBN-P 2010 yang sebesar Rp 88,9 triliun.

"Masih...masih...masih Rp 88 triliun. Belum ada penambahan," ujarnya saat ditemui di Kantor Ditjen Pajak, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (25/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anny, tidak bertambahnya anggaran subsidi BBM tersebut disebabkan masih menguatnya rupiah dan harga ICP yang masih dibawah asumsi pemerintah sebesar USD 80 per barel.

"Ya itu kan karena rupiah menguat sama harga ICP juga belum melampaui asumsi," jelasnya.

Ketika ditanya apakah akan sisa anggaran karena dua faktor tersebut, Anny menyatakan pihaknya hanya bisa berharap.

"Insya Allah..Insya Allah..saya juga nggak bisa bicara sekarang," tutupnya.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebelumnya mengatakan, sampai saat ini anggaran subsidi BBM yang sudah terpakai oleh pemerintah jumlahnya mencapai Rp 50 triliun.

"Intinya dana subsidi BBM baru dipakai Rp 50 triliun, sekarang masih ada Rp 30 triliun. Dana itu nggak usah dihabiskan," jelasnya.


(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads