"Inflasi lebih banyak dari harga komoditas. Tinggi karena sudah ada kenaikan harga-harga barang pokok," ujar Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Rabu (1/12/2010).
Dikatakan Rusman dari 66 kota, sebanyak 61 kota mengalami inflasi, dan 5 kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Lhoksumawe sebesar 2,64% dan Sibolga 1,9 %, terendah terjadi di Probolinggo 0,6%. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Maumere sebesar 0,29%, dan terendah terjadi di Manokwari sebesar 0,25%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, harga cabai menyumbang inflasi 0,1% karena harganya naik 12,16%, lalu bawang merah menyumbang inflasi 0,07% karena harganya naik 14%, perhiasan menyumbang inflasi 0,05% karena harganya naik 2,5%, minyak goreng menyumbang inflasi 0,04% karena harganya naik 3,31%, dan rokok menyumbang inflasi 0,02% karena harganya naik 0,84%.
(dnl/qom)










































