Pembatasan Premium Difokuskan di Jawa-Bali

Pembatasan Premium Difokuskan di Jawa-Bali

- detikFinance
Rabu, 01 Des 2010 19:05 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mengutamakan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi di wilayah Jawa-Bali, karena hampir 60% konsumsi BBM bersubsidi habis dikonsumsi di wilayah ini.

Karena itu, menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, Pertamina harus siap untuk menjalankan pembatasan konsumsi BBM subsidi di Jawa-Bali khususnya Jabodetabek.

"Pertamina siap, Jabodetabek dan Bali siap. Kan Jawa-Bali serta Sumatera penggunaannya besar. Nanti bertahaplah," ujar Hatta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Hatta mengatakan, untuk kebijakan ini, angkutan umum berplat kuning akan dilindungi untuk bebas mengkonsumsi premium atau BBM subsidi lain.

"Justru plat kuning dilindungi. Bagaimana bus, truk, dan angkutan logistik itu justru yang menggunakan BBM subsidi," jelas Hatta.

Seperti diketahui, pemerintah akan mulai menerapkan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi untuk mobil di atas tahun 2005. Hal itu dilakukan seiring terus meningkatnya konsumsi BBM akibat meningkatnya pertumbuhan kendaraan. Akibatnya, konsumsi BBM pada tahun 2010 ini saja sudah melebihi jatah APBN.

Untuk tahun ini saja, konsumsi BBM diprediksi melonjak menjadi 38 juta kiloliter, di atas jatah APBN 2010 sebanyak 36,5 juta kiloliter. Tanpa pembatasan BBM bersubsidi pada tahun 2011, Menko Perekonomian Hatta Rajasa memperkirakan konsumsi akan meningkat lagi sebanyak 10%.

Pemerintah telah menyiapkan 2 opsi untuk pembatasan BBM yang rencananya akan mulai berlaku pada Januari 2011 yakni larangan menggunakan BBM bersubsidi untuk mobil di atas tahun 2005 dan larangan untuk seluruh mobil plat hitam.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads