"Benar beras kita termahal di dunia, saya juga tidak tahu kenapa. Makanya kita masih bisa impor. Dan untuk impor kita usulkan pembebasan bea masuk, karena kena Rp 568 per ton. Kita sudah mengajukan ke pemerintah," tutur Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso di Gedung Antara, Jakarta, Kamis (2/12/2010).
Tahun ini Bulog memang tengah mengejar target stok beras 1,5 juta ton.Β Sampai saat ini telah terpenuhi 1,2 juta ton yang didapat dari impor beras 600 ribu ton Oktober lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Indonesia, posisi beras di Pasar Induk Cipinang itu untuk IR3 Rp 6.500, untuk IR2 Rp 7.200. Tapi Bulog menjual beras kualitas IR2 seharga Rp 6.500 dalam operasi pasar sesuai arahan pemerintah. Hari ini baru saja saya dapat laporan IR3 turun ke Rp 6.000," tutur Sutarto.
Saat ini stok beras Indonesia sumbernya diambil dari Jawa sehingga perlu ditambah stok yang lebih banyak untu kmengamankan pasokan.
"Kita akan tambah impor 600 ribu ton lagi, tapi saat ini yang sudah deal adalah dengan Thailand 230 ribu ton beras premium Rp 8.000 per ton, tapi nantiu penjualannya harganya dikurangi Rp 500-700 per kg," tukas Sutarto.
Selain karena harga beras di Indonesia yang termahal di dunia, Sutarto mengatakan impor dilakukan karena gangguan iklim yang mengganggu produksi beras di dalam negeri.
(dnl/qom)










































