"Kita tunggu panen dulu baru impor. Awalnya impor ke Thailand tapi ternyata dikuasai oleh trader, jadi harganya tinggi karena itu kami tidak jadi. Makanya kita jajaki ke India," ujar Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso ketika ditemui di Gedung Antara, Jakarta, Kamis (2/12/2010).
Karena pembatalan impor gula dari Thailand ini, maka rencana pengadaan gula agak terlambat. Seperti diketahui saat ini harga gula di dalam negeri sudah tembus Rp 10.000 per kg. Dan ini membuat pemerintah terus meningkatkan stok gula sehingga bisa disalurkan ke pasar dan harga bisa tertekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laba tersebut kita dapat dari bisnis komersial, dari gula, beras, dan pemanfaatan aset, serta PSO (Public Service Obligation)," ujar Sutarto.
Dari pemanfaatan aset, Sutarto mengatakan Bulog menyewakan sebanyak 1.700 gudang miliknya yang tersebar di seluruh Indonesia.
(dru/dnl)











































