Sehatkan Anggaran, Malaysia Pangkas Subsidi BBM dan Gula

Sehatkan Anggaran, Malaysia Pangkas Subsidi BBM dan Gula

- detikFinance
Sabtu, 04 Des 2010 14:07 WIB
Jakarta - Malaysia memangkas anggaran subsidi BBM dan gula senilai 1,18 miliar ringgit atau setara US$ 376 juta. Ini dilakukan untuk mempersehat anggaran negaranya melalui pemotongan defisit.

Kebijakan ini akan membuat harga bensin di Malaysia naik, demikian juga dengan harga gas. Pemotongan subsidi gula juga bakal mendorong kenaikan harga gula. Namun untuk gula, kebijakan pemotongan subsidi ini juga merupakan kampanye untuk gaya hidup sehat.

Ini adalah kali kedua harga kedua komoditas kunci di Malaysia ini naik. Kenaikan harga minyak dunia mendorong tingginya harga minyak dalam 2 tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang menteri di Malaysia yakni Idris Jala mengatakan dengan dipangkasnya subsidi senilai 1,18 miliar ringgit, maka kenaikan harga komoditas bakal ditekan seminimal mungkin.

"Saya yakin masyarakat bisa menerima kebijakan tersebut," ujar Idris seperti dikutip dari AFP, Sabtu (4/12/2010).

Seorang pengamat Wan Sahaimi Saidi mengatakan, pemotongan subsidi dilakukan agar defisit anggaran makin kecil. Lewat kebijakan ini, pemerintah Malaysia berharap target pertumbuhan ekonomi 7% di 2010 bisa tercapai, setelah tahun lalu minus 1,7%.
(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads