Empat menteri itu antara lain Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri Pertanian Suswono. Sementara Kepala BKPM Gita Wirjawan diwakili oleh Deputi BKPM, karena sedang bertugas ke AS.
Ketua Komisi VI DPR-RI Airlangga Hartarto mengatakan pada raker kali pemerintah bersama DPR membahas hasil panitia kerja (panja) swasembada gula. Pada tanggal 29 November 2010 panja gulaΒ sudah melaporkan hasil kerjanya ke komisi VI DPR-RI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan pertemuan pemerintah dan DPR untuk membahas arah kebijakan dalam rangka swasembada gula yaitu gula kristal putih (GKP) terkait pemenuhan gula domestik. Selama ini Indonesia masih harus impor gula putih rata-rata 400-500.000 ton per tahun.
Seperti diketahui pada tahun 2014 pemerintah menargetkan bisa mencapai swasembada gula melalui program kedua dengan perkiraan produksi mencapai 5,7 juta ton. Program swasembada setidaknya sudah dilakukan 5 tahun sebelumnya dengan target di 2009 tercapai namun kenyataanya meleset.
"Penyebab kegagalan kurang adanya koordinasi antar lembaga. Belum ada satu payung yang menangani khusus gula baik on farm dan off farm," timpal Ketua Panja Gula Aria Bima.
(hen/dnl)











































