Demi Stabilitas Harga, DPR Minta Bulog Jadi Importir Tunggal Gula

Demi Stabilitas Harga, DPR Minta Bulog Jadi Importir Tunggal Gula

- detikFinance
Rabu, 08 Des 2010 13:20 WIB
Jakarta - Panitia Kerja (Panja) swasembada gula DPR RI meminta agar Perum Bulog dijadikan sebagai importir tunggal gula kristal putih sebagai bagian menjadikan Bulog lembaga buffer stock gula nasional.

"Liarnya harga gula di pasaran, disebabkan karena pemerintah tidak mempunyai sarana yang efektif untuk melakukan intervensi dalam menciptakan stabilitas harga gula di tingkat konsumen. Diperlukan lembaga yang diberi tugas sebagai buffer stock," kata Ketua Panja Gula Aria Bima di acara raker di Komisi VI DPR-RI, Jakarta, Rabu (8/12/2010).

Aria menjelaskan hal ini merupakan bagian dari upaya yang harus dibenahi dalam hal tata niaga pergulaan di dalam negeri. Diantaranya dengan memberikan dukungan kepada Bulog sebagai satu-satunya pemegang importir terdaftar (IT) gula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota DPR lainnya, Lili Asjudiraja menambahkan sangat mendukung upaya impor gula satu pintu melalui Bulog. Ia menduga jika diserahkan juga ke PTPN maupun RNI, dari mana uang ratusan miliar rupiah yang dimiliki BUMN perkebunan tersebut kecuali dari kelompok 7 samurai (pemain gula besar).

Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyambut baik adanya gagasan Bulog sebagai pemain tunggal gula, baik sebagai importir maupun lembaga penyangga gula. Ia memperkirakan jika ada stock 600.000 ton saja maka Bulog akan bisa melakukan intervensi pasar harga gula nasional.

"Kalau kita bicara buffer stock akan berkonsekuensi pada APBN," timpal Mendag Mari Elka Pangestu.

(hen/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads