Demikian disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN Nasril Sebayang dalam rapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/12/2010).
"Untuk proyeksi rasio elektrifikasi di tahun 2019 akan mencapai 91% bagi Indonesia," jelas Nasril.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proyeksi kebutuhan investasi ini adalah untuk pembangkit PLN dan IPP (swasta), transmisi, dan distribusi. Angka tersebut hanya merupakan EPC cost, tidak termasuk IDC, financing cost, dan pajak," jelas Nasril.
Adapun, total masing-masing dari investasi untuk pembangkit, transmisi, dan distribusi dari tahun 2010-2019 adalah sebagai berikut:
- Pembangkit: US$ 70,663 miliar
- Transmisi: US$ 15,195 miliar
- Distribusi: US$ 11,274 miliar
Kemudian, berdasarkan penyampaian yang diucapkan oleh Nasril Sebayang, kendala yang dihadapi dalam program elektrifikasi tersebut adalah masalah proses pembebasan tanah yang berlarut-larut, masalah perizinan untuk jaringan yang melintasi kawasan hutan lindung, serta pemberlakuan Permenkeu No. 69/PMK.02/2010 tanggal 23 Maret tentang tata cara revisi anggaran tahun anggaran 2010.
(dnl/dnl)










































