Presiden Direktur Nestle Indonesia Arshad Chaudry mengatakan pembangunan pabrik akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama pembangunan fasilitas produksi Milo dan Cerelac yang ditargetkan selesai tahun 2012.
Tahap kedua ditargetkan akan selesai 2013-2015 yang merupakan perluasan fasilitas produksi untuk katagori produk lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Sebelumnya Nestle telah membenamkan investasi sebesar jumlah yang sama US$ 100 juta untuk perluasan fasilitas produksi di pabrik Kejayaan, Jawa Timur. Diresmikan oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat 3 Maret 2010.
Sementara itu Executive Vice President Nestle untuk wilayah Asia, Oceania, Afrika dan Timur Tengah, Frits van Dijk mengatakan optimismenya dengan pertumbuhan pasar di Indonesia yang ditopang oleh populasi penduduk yang besar dan stabilitas ekonomi yang kuat.
"Nestle berinvestasi di pabrik baru ini guna memenuhi permintaan yang meningkat untuk produk-produk bergizi dengan harga terjangkau bagi konsumen di Indonesia," ucap Dijk.
(hen/dnl)










































