Dubes RI untuk Mesir A.M Fachir berupaya mendorong sahabat lama itu untuk ramai-ramai berwisata ke Indonesia melalui Tour Agencies Gathering: Bridging Indonesia and Egypt, yang digelar di Wisma Duta, KBRI Kairo (9/12/2010).
Sekretaris III Pensosbud Ali Andika Wardhana dalam keterangannya kepada detikfinance mengatakan, kegiatan hasil kerjasama KBRI Kairo dengan Egyptian Tourism Authority itu dihadiri 25 pengusaha besar pariwisata di Mesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyampaikan arti penting sektor pariwisata bagi Indonesia dan Mesir, Fachir mengatakan bahwa tak terbantahkan lagi saat ini pariwisata telah menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dan sosial di kedua negara.
Menurut Fachir, Indonesia berhasil membukukan angka kunjungan wisatawan asing sebesar 6,45 juta dan mengasilkan devisa sekitar US$ 6,4 miliar di 2009.
"Dalam hal jumlah kunjungan wisatawan Mesir ke Indonesia, meskipun dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan, namun masih jauh dari potensi yang dapat dicapai," ujar Fachir dalam Bahasa Arab yang fasih.
Selama 2009 saja angka kunjungan wisatawan Mesir ke Indonesia baru mencapai 3.000 orang, sebelumnya 2700 (2008) dan 2200 (2007). Sebaliknya angka kunjungan wisatawan dari Indonesia ke Mesir tercatat sebanyak 35.000 wisatawan.
"Oleh karena itulah digelar pertemuan bisnis ini dengan para pengusaha travel terkemuka di Mesir, melengkapi berbagai upaya promosi pariwisata Indonesia yang telah dilaksanakan selama ini," demikian Fachir.
Bersaing
Wakil Kepala Egyptian Tourism Authority Samy Mahmoud menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dubes RI mempertemukan pengusaha pariwisata Mesir dengan mitranya dari Indonesia.
Samy menggarisbawahi pernyataan Dubes mengenai potensi besar pariwisata Indonesia, yang belum terlirik oleh wisatawan Mesir.
"Dengan ragam atraksi wisata dan harga bersaing, produk pariwisata Indonesia berpeluang besar merebut pasar Mesir," terang Samy, yang telah tiga kali berkunjung ke Indonesia.
Untuk itu Samy mengajak para pengusaha pariwisata Mesir menggarap destinasi Indonesia.
Mengenai pariwisata Mesir, Samy mengamini apa yang telah disampaikan Dubes. Dijelaskan, bahwa sektor pariwisata Mesir berkontribusi sekitar US$ 15 miliar untuk pendapatan negara selama 2009.
"Nilai tersebut didapatkan dari sekitar 15,5 juta kunjungan wisatawan asing ke Mesir," pungkas Samy.
Tour Agencies Gathering malam itu diakhiri dengan jamuan makan malam khas Indonesia, diiringi beragam tarian Indonesia antara lain Tari Roro Ngigel, Tari Pucuk Pisang dan Tari Rantak, yang dibawakan oleh siswi Sekolah Indonesia di Cairo (SIC).
(es/es)











































