DPR dan 3 Menteri Ekonomi Tentukan Pembatasan Premium

DPR dan 3 Menteri Ekonomi Tentukan Pembatasan Premium

- detikFinance
Senin, 13 Des 2010 10:56 WIB
Jakarta - Komisi VI DPR dan 3 menteri ekonomi yakni Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, dan Menteri ESDM Darwin Saleh rapat untuk membahas soal rencana pembatasan BBM subsidi 2011 pada hari ini.

Rapat ini dilakukan terbuka dan dipimpin oleh Ketua Komisi VI Teuku Riefky Harsa. Agus Martowardojo dan Darwin dalam rapat ini membawa 'pasukan' dari Kementeriannya masing-masing.

"Rapat ini merupakan kelanjutan dari rapat Kamis (9/12/2010). Jadi kami mengundang 3 menteri sekaligus," ujar Riefky membuka rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan ikut hadir dalam rapat tersebut. Kali ini Karena tidak diusir seperti rapat pada Kamis lalu. Rapat ini dihadiri oleh 27 anggota Komisi VI.

Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan 2 opsi untuk mekanisme pengaturan konsumsi BBM bersubsidi pada tahun depan. Opsinya antara larangan menggunakan BBM bersubsidi untuk semua mobil plat hitam atau mobil di atas tahun 2005. Namun sepertinya pemerintah memilih opsi pelarangan premium untuk semua mobil plat hitam.

Hal itu dilakukan seiring terus meningkatnya konsumsi BBM akibat meningkatnya pertumbuhan kendaraan. Akibatnya, konsumsi BBM pada tahun 2010 ini saja sudah melebihi jatah APBN.

Untuk tahun ini saja, konsumsi BBM diprediksi melonjak menjadi 38 juta kiloliter, di atas jatah APBN 2010 sebanyak 36,5 juta kiloliter. Tanpa pembatasan BBM bersubsidi pada tahun 2011, konsumsi akan meningkat lagi sebanyak 10%. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads