Mustafa: Tak Ada Lagi BUMN Rugi di 2012

Mustafa: Tak Ada Lagi BUMN Rugi di 2012

- detikFinance
Senin, 13 Des 2010 18:27 WIB
Jakarta - Menteri BUMN Mustafa Abubakar optimistis tidak akan ada lagi perusahan plat merah yang sakit alias merugi di 2012. Sampai dengan akhir 2010 jumlah BUMN 'sakit' hanya tinggal 8 perusahaan lagi setelah PT Kertas Kraft Aceh (Persero) (KKA) diselamatkan oleh 4 BUMN.

"Tahun ini kan sisa 9 BUMN lagi setelah KKA diselamatkan maka tinggal 8 lagi BUMN sakit seperti Jakarta Loyd, Balai Pustaka dan beberapa lagi. Kita harapkan di 2012 tidak lagi ada BUMN yang merugi," ujar Mustafa ketika ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/12/2010).

Ia mengatakan, Kementerian BUMN akan terus mendorong perusahaan-perusahaan plat merah lain untuk bersama-sama menyelamatkan BUMN yang sakit tersebut. Seperti, lanjut Mustafa yang dilakukan keempat BUMN terhadap PT KKA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelumnya juga ada Merpati dan Semen Kupang sehingga sekarang tidak lagi merugi. Maka ke depan kita mendorong agar adanya sinergi di antara BUMN untuk menyelamatkan BUMN sakit ini," kata Dia.

Selain itu, Kementerian juga mendorong dilakukannya likuidasi untuk dimerger kepada instansi pemerintahan. Misalnya saja, Mustafa mencontohkan untuk PT Balai Pustaka (Persero) di likuidasi untuk di BKU-kan ke Kementerian Pendidikan dan PT Perusahaan Film Negara (Persero) 'diwariskan' kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Ini merupakan sebuah strategi yang juga penting untuk menyelamatkan BUMN yang sakit," tegas Mustafa.

Untuk PT KKA sendiri, Mustafa menambahkan saat ini dana yang dibutuhkan untuk menyehatkan kembali perusahaan sebesar Rp 850 miliar.

Dana tersebut, sambungnya akan diperoleh dari sinergi antara sesama 4 BUMN. Keempat perusahaan BUMN tersebut yakni PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Perum Perhutani, dan PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA).

Untuk diketahui berdasarkan data Kementerian BUMN, perusahaan plat merah yang masih masuk dalam daftar BUMN yang merugi di 2010 yakni :

  • PT Kertas Kraft Aceh rugi senilai Rp 46,223 miliar (selama semester I-2010)
  • PT PAL Indonesia rugi senilai Rp 73,913 miliar (selama semester I-2010)
  • PT Dirgantara Indonesia rugi senilai Rp 29,209 miliar
  • PT Industri Sandang Nusantara
  • PT Asuransi Kredit Indonesia rugi senilai Rp 80,626 miliar
  • PT Pelni rugi senilai Rp 68,958 miliar
  • PT Balai Pustaka rugi senilai Rp 11,986 miliar (selama semster I-2010)
  • PT Kertas Leces rugi senilai Rp 55,656 miliar
  • PT Perkebunan Nusantara XIV rugi senilai Rp 117,397 miliar
  • Perum Bulog
Β 

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads