"Dengan tambahan tersebut maka sistem kelistrikan Jawa-Bali yang telah terkoneksi melalui saluran udara tegangan eksra tinggi (SUTET) akan semakin andal dengan cadangan daya yang cukup dan mampu memenuhi permintaan masyarakat akan pemenuhan listrik." ujar Direktur Operasional Jawa Bali PLN IGA Ngurah Adnyana di Jakarta, Selasa (14/12/2010).
Adnyana melanjutkan, di samping 3 PLTU tadi, listrik Jawa-Bali juga mendapatkan tambahan 44 unit trafo sebesar 150 kV dan 70 kV dengan total kapasitas mencapai 817,53 MVA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertambahnya trafo-trafo baru di wilayah Jabodetabek tersebut membuat listrik di Jakarta beroperasi dengan cadangan yang cukup.
"Dengan adanya penambahan trafo IBT tadi maka cadangan akan cukup sehingga jika terjadi gangguan di salah satu trafo, pelanggan tidak perlu lagi mengalami pemadaman cukup lama karena beban akan langsung dialihkan ke saluran lainnya," papar Adnyana.
(dnl/dnl)










































